Loading...
Aqidah

Pengertian Tauhid bag.2(selesai).

Syubhat pertama:

Sebagian kelompok sesat dan yang menyimpang mengatakan bahwa pembagian Tauhid menjadi tiga macam itu tidak ada dalilnya dari Al-Qur’an dan Sunnah(Hadits),dan pembagian Tauhid tidak dikenal dimasa Salaf sedangkan yang memulai pembagian Tauhid itu adalah Ibnu Taimiyah alharroniy.

Bantahan:

Memang benar bahwa didalam al-Qur’an dan Sunnah tidak ada nash(teks) yang shorih(jelas) yang membagi Tauhid menjadi tiga macam,karena pembagian Tauhid adalah istimbath para ulama dan ahli ilmu setelah melakukan pembacaan nash sambil meneliti dengan cermat serta mengikuti setiap nash dengan perlahan( الاستقراء والتتبُّع) lalu mengambil faedah bahwa Tauhid itu terbagi menjadi tiga macam.dalilnya ada didalam al-Qur’an dan telah kita sebutkan sebelumnya.sama dengan cabang ilmu lainnya seperti ilmu Fiqh,Ushul Fiqh,Tafsir,Mushtholah Hadits,Nahwu dan Shorof,dan lain sebagainya.semuanya adalah hasil istiqro’ dan tatabbu’ kemudian dijadikan oleh para ulama dan ahli ilmu menjadi suatu cabang ilmu,begitu juga denganpembagian Tauhid,tidak berbeda dengan cabang ilmu yang lain.

Sedangkan tuduhan bahwa orang yang memulai pembagian Tauhid adalah syeikhul Islam Ibnu Taimiyah adalah merupakan tuduhan yang tidak memiliki bukti yang ilmiyah.karena jauh sebelum masa Ibnu Taimiyah sudah ada yang membahas dan menulis pembagian Tauhid menjadi tiga macam:Tauhid Rububiyyah,Tauhid Uluhiyyah,dan Tauhid Asma’ wash-Shifat didalam kitab-kitab karangan mereka.untuk mengetahui permasalahan ini secara lebih jelas dan rinci silahkan membaca kitab karangan syeikh Prof.DR.’Abdurrozzaq bin ‘Abdul muhsin abbad hafidzohumalloh dengan judul( القول السديد في من أنكر تقسيم التوحيد) kata(jawaban) yang benar untuk orang yang mengingkari pembagian Tauhid.kita ini sangat bagus dan diberi muqoddimah oleh syeikh Prof.DR.Sholih bin Fauzan hafidzohulloh.

Syubhat Kedua:

Ada sebagian kelompok dan golongan yang menyimpang dan ahli kebathilan yang menuduh pembagian Tauhid menjadi tiga macam adalah menyerupai orang Nashrani yang menjadikan sesembahan(Tuhan) mereka menjadi tiga(trinitas).yaitu Tuhan bapak,tuhan anak,dan roh kudus(ruhul qudus).begitu juga dengan orang yang membagi Tauhid menjadi tiga macam.

Bantahan:

Tuduhan ini merupakan tuduhan yang sangat buruk dan keji.karena pembagian Tauhid menjadi Tauhid Rububiyyah,Uluhiyyah,dan Asma’ wash-Shifat bukan membagi atau menjadikan dzat Allah menjadi tiga macam,tetapi semuanya kembali kepada Allah sendiri dan pada dzat Allah yang esa(satu).sedangkan orang orang Nashrani membagi dzat Robb menjadi tiga macam.satu dalam tiga,tiga dalam satu(trinitas).dan inilah yang menyebabkan mereka jatuh kepada kesyirikan yang tidak diampuni oleh Allah dan menyebabkan mereka akan kekal didalam neraka selama-lamanya kalau mereka tidak bertaubat.

 

وصلى الله على نبينا محمد وسلم

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *