Loading...
Hadist

Tafsir Hadits bag.1

Didalam kitab Shohih Bukhari pada bab(kitab) Tauhid terdapat satu Hadits yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud rodhiyallohu ‘anhu.Ibnu Mas’ud berkata:

Aku pernah bertanya kepada Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam: dosa apakah yang paling besar disisi Allah? Rasulullah صلى الله عليه وسلم  menjawab:engkau menjadikan tandingan bagi Allah padahal dia telah menciptakanmu.aku(Ibnu Mas’ud) berkata:hal itu merupakan suatu hal yang sangat besar! kemudian aku bertanya lagi:terus apa lagi? (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menjawab:kamu engkau membunuh anakmu karena takut dia akan makan bersamamu.lalu aku bertanya lagi:lalu apa lagi? Dijawab oleh Rasulullah:engkau berzina dengan istri tetanggamu.

Makna Hadits diatas mengandung tiga macam dosa-dosa yang sangat besar disisi Allah.tiga macam dosa besar tersebut adalah:

1.Syirik.

Syirik adalah mempersekutukan Allah,menjadikan sesuatu sebagai tandingan bagi Allah,ataupun beribadah(mempersembahkan) ibadah kepada selain Allah.misalnya:sujud kepada selain Allah,berdoa dan meminta kepada selain Allah,bernadzar untuk selain Allah,berqurban kepada selain Allah,dan lain sebagainya dari ibadah yang seharusnya hanya dipersembahkan kepada Allah,tetapi dipalingkan kepada yang selain Allah.itulah yang dimaksud dengan syirik.

Syirik adalah kebalikan dari Tauhid,karena Tauhid adalah mengesakan Allah ‘azza wajalla.Syirik adalah dosa yang paling berbahaya,karena jika seseorang yang melakukan Syirik meninggal dalam keadaan melakukan kesyirikan maka Allah tidak akan mengampuninya dan dia akan kekal selama-lamanya dineraka.sebagaimana Firman Allah didalam surat an-Nisaa’ ayat 48:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

:sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang melakukan kesyirikan terhadapnya dan mengampuni dosa yang lain untuk orang yang dia kehendaki,barangsiapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka dia telah melakukan dosa yang sangat besar.

Didalam surat yang sama Allah juga berfirman pada ayat 116:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

: sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang melakukan kesyirikan terhadapnya dan mengampuni dosa yang lain untuk orang yang dia kehendaki,barangsiapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka dia telah tersesat kepada kesesatan yang jauh.

Syirik terbagi menjadi dua maca:Syirik Besar(شرك الأكبر) dan Syirik kecil(شرك الأصغر).

Didalam kitab Shohih Bukhari pada bab(kitab) Tauhid terdapat satu Hadits yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud rodhiyallohu ‘anhu.Ibnu Mas’ud berkata:

Aku pernah bertanya kepada Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam: dosa apakah yang paling besar disisi Allah? Rasulullah صلى الله عليه وسلم  menjawab:engkau menjadikan tandingan bagi Allah padahal dia telah menciptakanmu.aku(Ibnu Mas’ud) berkata:hal itu merupakan suatu hal yang sangat besar! kemudian aku bertanya lagi:terus apa lagi? (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menjawab:kamu engkau membunuh anakmu karena takut dia akan makan bersamamu.lalu aku bertanya lagi:lalu apa lagi? Dijawab oleh Rasulullah:engkau berzina dengan istri tetanggamu.

Makna Hadits diatas mengandung tiga macam dosa-dosa yang sangat besar disisi Allah.tiga macam dosa besar tersebut adalah:

1.Syirik.

Syirik adalah mempersekutukan Allah,menjadikan sesuatu sebagai tandingan bagi Allah,ataupun beribadah(mempersembahkan) ibadah kepada selain Allah.misalnya:sujud kepada selain Allah,berdoa dan meminta kepada selain Allah,bernadzar untuk selain Allah,berqurban kepada selain Allah,dan lain sebagainya dari ibadah yang seharusnya hanya dipersembahkan kepada Allah,tetapi dipalingkan kepada yang selain Allah.itulah yang dimaksud dengan syirik.

Syirik adalah kebalikan dari Tauhid,karena Tauhid adalah mengesakan Allah ‘azza wajalla.Syirik adalah dosa yang paling berbahaya,karena jika seseorang yang melakukan Syirik meninggal dalam keadaan melakukan kesyirikan maka Allah tidak akan mengampuninya dan dia akan kekal selama-lamanya dineraka.sebagaimana Firman Allah didalam surat an-Nisaa’ ayat 48:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

:sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang melakukan kesyirikan terhadapnya dan mengampuni dosa yang lain untuk orang yang dia kehendaki,barangsiapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka dia telah melakukan dosa yang sangat besar.

Didalam surat yang sama Allah juga berfirman pada ayat 116:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

: sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang melakukan kesyirikan terhadapnya dan mengampuni dosa yang lain untuk orang yang dia kehendaki,barangsiapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka dia telah tersesat kepada kesesatan yang jauh.

Syirik terbagi menjadi dua maca:Syirik Besar(شرك الأكبر) dan Syirik kecil(شرك الأصغر).

Didalam kitab Shohih Bukhari pada bab(kitab) Tauhid terdapat satu Hadits yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud rodhiyallohu ‘anhu.Ibnu Mas’ud berkata:

Aku pernah bertanya kepada Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam: dosa apakah yang paling besar disisi Allah? Rasulullah صلى الله عليه وسلم  menjawab:engkau menjadikan tandingan bagi Allah padahal dia telah menciptakanmu.aku(Ibnu Mas’ud) berkata:hal itu merupakan suatu hal yang sangat besar! kemudian aku bertanya lagi:terus apa lagi? (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menjawab:kamu engkau membunuh anakmu karena takut dia akan makan bersamamu.lalu aku bertanya lagi:lalu apa lagi? Dijawab oleh Rasulullah:engkau berzina dengan istri tetanggamu.

Makna Hadits diatas mengandung tiga macam dosa-dosa yang sangat besar disisi Allah.tiga macam dosa besar tersebut adalah:

1.Syirik.

Syirik adalah mempersekutukan Allah,menjadikan sesuatu sebagai tandingan bagi Allah,ataupun beribadah(mempersembahkan) ibadah kepada selain Allah.misalnya:sujud kepada selain Allah,berdoa dan meminta kepada selain Allah,bernadzar untuk selain Allah,berqurban kepada selain Allah,dan lain sebagainya dari ibadah yang seharusnya hanya dipersembahkan kepada Allah,tetapi dipalingkan kepada yang selain Allah.itulah yang dimaksud dengan syirik.

Syirik adalah kebalikan dari Tauhid,karena Tauhid adalah mengesakan Allah ‘azza wajalla.Syirik adalah dosa yang paling berbahaya,karena jika seseorang yang melakukan Syirik meninggal dalam keadaan melakukan kesyirikan maka Allah tidak akan mengampuninya dan dia akan kekal selama-lamanya dineraka.sebagaimana Firman Allah didalam surat an-Nisaa’ ayat 48:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

:sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang melakukan kesyirikan terhadapnya dan mengampuni dosa yang lain untuk orang yang dia kehendaki,barangsiapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka dia telah melakukan dosa yang sangat besar.

Didalam surat yang sama Allah juga berfirman pada ayat 116:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

: sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang melakukan kesyirikan terhadapnya dan mengampuni dosa yang lain untuk orang yang dia kehendaki,barangsiapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka dia telah tersesat kepada kesesatan yang jauh.

Syirik terbagi menjadi dua maca:Syirik Besar(شرك الأكبر) dan Syirik kecil(شرك الأصغر).

Didalam kitab Shohih Bukhari pada bab(kitab) Tauhid terdapat satu Hadits yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud rodhiyallohu ‘anhu.Ibnu Mas’ud berkata:

Aku pernah bertanya kepada Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam: dosa apakah yang paling besar disisi Allah? Rasulullah صلى الله عليه وسلم  menjawab:engkau menjadikan tandingan bagi Allah padahal dia telah menciptakanmu.aku(Ibnu Mas’ud) berkata:hal itu merupakan suatu hal yang sangat besar! kemudian aku bertanya lagi:terus apa lagi? (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menjawab:kamu engkau membunuh anakmu karena takut dia akan makan bersamamu.lalu aku bertanya lagi:lalu apa lagi? Dijawab oleh Rasulullah:engkau berzina dengan istri tetanggamu.

Makna Hadits diatas mengandung tiga macam dosa-dosa yang sangat besar disisi Allah.tiga macam dosa besar tersebut adalah:

1.Syirik.

Syirik adalah mempersekutukan Allah,menjadikan sesuatu sebagai tandingan bagi Allah,ataupun beribadah(mempersembahkan) ibadah kepada selain Allah.misalnya:sujud kepada selain Allah,berdoa dan meminta kepada selain Allah,bernadzar untuk selain Allah,berqurban kepada selain Allah,dan lain sebagainya dari ibadah yang seharusnya hanya dipersembahkan kepada Allah,tetapi dipalingkan kepada yang selain Allah.itulah yang dimaksud dengan syirik.

Syirik adalah kebalikan dari Tauhid,karena Tauhid adalah mengesakan Allah ‘azza wajalla.Syirik adalah dosa yang paling berbahaya,karena jika seseorang yang melakukan Syirik meninggal dalam keadaan melakukan kesyirikan maka Allah tidak akan mengampuninya dan dia akan kekal selama-lamanya dineraka.sebagaimana Firman Allah didalam surat an-Nisaa’ ayat 48:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

:sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang melakukan kesyirikan terhadapnya dan mengampuni dosa yang lain untuk orang yang dia kehendaki,barangsiapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka dia telah melakukan dosa yang sangat besar.

Didalam surat yang sama Allah juga berfirman pada ayat 116:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

: sesungguhnya Allah tidak mengampuni orang yang melakukan kesyirikan terhadapnya dan mengampuni dosa yang lain untuk orang yang dia kehendaki,barangsiapa yang melakukan kesyirikan kepada Allah maka dia telah tersesat kepada kesesatan yang jauh.

Syirik terbagi menjadi dua maca:Syirik Besar(شرك الأكبر) dan Syirik kecil(شرك الأصغر).

a.Syirik besar.

Syirik besar disebut juga dengan syirik jaliy(شرك الجلي) yaitu syirik yang jelas.jika pelakunya meninggal dalam kesyirikan maka akan terhalang dari mendapat ampunan Allah subhanahu wata’ala.seperti menyembah selain Allah,berdoa dan meminta kepada selain Allah,misalnya kepada berhala dan patung,atau kepada jin dan pepohonan,serta kepada para Nabi dan wali yang telah meninggal.semua itu tidak ada yang bisa memberikan kecuali hanya Allah ‘azza wajalla.dan berqurban kepada selain Allah.

b.Syirik kecil

Syirik kecil disebut juga dengan syirkul khofiy(شرك الخفي),syirik yang tersembunyi.misalnya:seseorang yang sakit lalu minum obat karena dia berkeyakinan dia  bias sembuh karena obat yang dia minum,hal ini termasuk syirik kecil.seharusnya agar orang yang sedang sakit selamat dari syirik kecil ketika dia minum obat dia berharap agar bisa sembuh dari penyakitnya,tetapi tetap yakin bahwa kesembuhan datangnya dari Allah jalla wa’ala.begitu juga orang yang lapar ketika makan harus yakin bahwa rasa kenyang diberikan oleh Allah melalui apa yang dia makan,bukan semata-mata karena makanan.

Termasuk syirik kecil adalah riya.yaitu menunjukkan dan mempamerkan amal ataupun kebaikan yang dilakukan.

Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكَ الأَصْغَرَ ” ، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَمَا الشِّرْكُ الأَصْغَرُ ؟ قَالَ : ” الرِّيَاءُ

رواه ابن ماجه

:sesungguhnya hal yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah syirik kecil.para Sahabat bertanya:apakah syirik kecil itu wahai Rasulullah صلى الله عليه وسلم? (beliau) menjawab:yaitu Riya.

HR.Ibnu Majah.

Syirik kecil sangat banyak macamannya dan terkadang sangat samar dan tersembunyi.bisa jadi seseorang telah terjatuh kepada syirik kecil,tetapi dia tidak merasa dan tidak menyadarinya.karena banyaknya macaman syirik ini dan sangat halus serta tersembunyi.

Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

اتقوا الشرك فإنه أخفى من دبيب النمل…قالوا:كيف نتقيه يا رسول الله؟ قال:قولوا اللهم إنا نعوذ بك أن نشرك بك شيئا نعلمه,ونستغفرك لما لا نعلمه.

:hendaklah(takutlah) kamu kamu hati-hati kepada kesyirikan,Karena dia lebih tersembunyi daripada gerak langkahnya semut.(sahabat) bertanya:bagaimana caranya agar kami bisa hati hati dari kesyirikan wahai Rasulullah صلى الله عليه وسلم? Beliau menjawab:hendaklah kamu berdoa(mengatakan):yaa Allah kami meminta perlindungan kepadamu dari perbuatan syirik yang kami lakukan kepadamu dengan sesuatu yang kami ketahui,dan kami minta ampun kepadamu dengan sesuatu yang tidak kami ketahui.

Termasuk bahaya Syirik adalah jika seseorang melakukan kesyirikan maka seluruh pahala amal dan kebaikannya akan terhapus dan hilang.sebagaimana firman Allah ta’ala didalam surat az-Zumar ayat 65:

لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

:jika kamu melakukan syirik maka batallah seluruh amalmu dan kamu akan termasuk orang yang merugi.

Seseorang yang melakukan syirik besar maka seluruh amal dan kebaikannya akan terhapus dan hilang pahalanya.sedangkan dia akan kekal didalam neraka.sementara pelaku syirik kecil apakah seluruh pahala amal dan kebaikannya akan hilang? Atau hanya amal yang dia kerjakan mengandung unsur syirik kecil saja? Misalnya seseorang bersedekah dengan niat riya.apakah pahala sholat,puasa,dan bacaan al-Qura’nnya akan hilang bersama sedekah dengan niat riya(pamer) tersebut? atau hanya pahala sedekah yang niatnya riya saja? Apakah seorang pelaku syirik kecil akan diampuni oleh Allah jalla wa’ala dan apakah akan kekal didalam neraka? Dalam beberapa masalah ini para ulama berbeda pendapat.

Semua para Nabi dan Rasul diutus oleh Allah kepada umat mereka masing-masing untuk membebaskan umat mereka dari kesyirikan menuju kepada tauhid dan mengesakan Allah.bahkan seorang hamba yang sholih yaitu Luqman alhakim memperingatkan anaknya agar jangan melakukan syirik,termasuk kandungan peringatan Luqman kepada anaknya bahwa syirik adalah kedzaliman yang paling besar.

Allah ‘azza wajallah mengabadikan nasehat Luqman alhakim kepada anaknya pada surat Luqman ayat 13:

يا بني لا تشرك بالله إن الشرك لظلم عظيم.

:wahai anakku sayang janganlah kamu melakukan kesyirikan kepada Allah,sesungguhnya syirik adalah kedzaliman yang sangat besar.

 

Bersambung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *