Loading...
Hadist

Tafsir Hadits 3(selesai).

Aku pernah bertanya kepada Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam: dosa apakah yang paling besar disisi Allah? Rasulullah صلى الله عليه وسلم  menjawab:engkau menjadikan tandingan bagi Allah padahal dia telah menciptakanmu.aku(Ibnu Mas’ud) berkata:hal itu merupakan suatu hal yang sangat besar! kemudian aku bertanya lagi:terus apa lagi? (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menjawab:kamu engkau membunuh anakmu karena takut dia akan makan bersamamu.lalu aku bertanya lagi:lalu apa lagi? Dijawab oleh Rasulullah:engkau berzina dengan istri tetanggamu.

3.Berzina dengan istri tetangga.

Setelah Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menjawab dua pertanyaan ‘Abdullah bin Mas’ud rodhiyallohu ‘anhu mengenai dosa besar disisi Allah,Ibnu Mas’ud masih bertanya untuk yang ketiga kalinya.untuk jawaban yang ketiga ini setelah sebelumnya menyebutkan syirik dan membunuh anak karena takut miskin,maka Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menyebut didalam Hadits tersebut berzina dengan istri tetangga.

Tetangga adalah orang yang rumahnya berdekatan dengan kita.sebagian ulama membatasi tetangga dari rumah seseorang,disebutkan bahwa yang dihitung sebagai tetangga empat puluh rumah kedepan,empat puluh rumah kebelakang,empat puluh rumah kesamping kanan,dan empat puluh rumah kiri.pernah suatu waktu Aisyah rodhiyallohu ‘anha bertanya kepada Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam jika ingin bersedekah ketetangga mana yang didahulukan,maka beliau صلى الله عليه وسلم  menjawab bahwa yang didahulukan adalah tetangga yang paling dekat pintu rumahnya.

Tetangga ada tiga macam:tetangga muslim yang memiliki hubungan nasab atau kerabat,tetangga muslim yang tidak memiliki hubungan nasab dan kerabat,dan tetangga non muslim(kafir).

Tetangga muslim yang memiliki hubungan nasab dan kerabat memiliki tiga haq,haq nasab dan kerabat,haq sesama muslim,dan haq bertetangga.

Tetangga muslim yang tidak memiliki hubungan nasab dan kerabat memiliki memiliki dua haq,haq sesama muslim,dan haq bertetangga.

Tetangga non muslim(kafir) hanya memiliki satu haq saja yaitu haq bertetangga.

Tetangga memiliki haq yang sangat besar dan sangat dianjurkan untuk berbuat baik kepada tetangga.didalam satu Hadits Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:

مازال جبريل يوصيني بالجار ، حتى ظننت أنه سيورثه

رواه البخاري ومسلم

:Jibril selalu berpesan kepadaku untuk berbuat baik kepada tetangga,sampai-sampai aku menyangka bahwa tetangga termasuk ahli waris.

HR.Bukhari dan Muslim.

Didalam Hadits yang lain Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam berpesan kepada Abu Dzar rodhiyallohu ‘anhu:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذا طَبَخْتَ مَرَقَةً فَأَكْثِرْ مَاءَها وَتَعَاهَدْ جِيرَانَكَ

رواه مسلم.

:wahai Abu Dzar apabila kamu memasak daging maka perbanyaklah kuahnya,dan berikanlah kepada tetanggamu.

HR.Muslim.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم juga pernah bersabda: (والله لا يؤمن، والله لا يؤمن، والله لا يؤمن)

، قيل: من يا رسول الله؟ قال:

(الذي لا يأمن جاره بوائقه)

متفق عليه

:demi Allah tidak beriman! demi Allah tidak beriman! demi Allah tidak beriman! (sahabat) bertanya:siapa wahai Rasulullah? beliau menjawab orang memiliki tetangga yang tidak pernah merasa aman dari kejahatannya.

Muttafaqun ‘alaih.

Itulah antara lain beberapa Hadits anjuran berbuat baik kepada tetangga dan jangan menyakitinya.

Sedangkan zina adalah suatu perbuatan yang sangat keji dan buruk.Allah berfirman didalam surat al-Isra’ ayat 32:

 

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

:janganlah kamu mendekati zina karena sesungguhnya perbuatan(zina) itu adalah sesuatu yang keji dan seburuk-buruk jalan.

Didalam sebuah Hadits yang terdapat didalam Shohih Bukhari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda kira-kira maknanya:

Tidaklah seorang mukmin berzina dan pada waktu melakukannya dia masih beriman.

Guru saya syeikh DR,Khalid ‘abdul lathif hafidzohulloh mengomentari Hadits ini:sebagian ulama berpendapat seorang mukmin yang berzina imannya akan menyerupai awan naik keatasnya,jika dia telah selesai dari melakukan zina itu maka imannya kembali lagi kepadanya.

Zina merupakan perbuatan yang sangat buruk dan keji,dan termasuk kedalam dosa-dosa besar.terlebih-lebih jika dilakukan dengan istri tetangga.Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

لأن يزني الرجل بعشر نسوة أيسر عليه من أن يزني بحليلة جاره

رواه أحمد

:seseorang melakukan zina dengan sepuluh orang wanita lebih baik baginya daripada berzina dengan istri tetangganya.

HR.Ahmad.

Berzina dengan istri tetangga dosanya sangat besar karena termasuk mengganggu dan menyakiti tetangga dengan sesuatu yang sangat besar karena telah merusak nasabnya.melakukan zina dengan wanita yang masih gadis lebih ringan dosanya dibandingkan dengan wanita yang sudah menikah,karena melakukan zina dengan seorang wanita yang telah menikah sama dengan merusak dan mengotori nasab suaminya.

Wal iyadzu billah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *