Loading...
Hadist

Tafsir Hadits 2.

Aku pernah bertanya kepada Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam: dosa apakah yang paling besar disisi Allah? Rasulullah صلى الله عليه وسلم  menjawab:engkau menjadikan tandingan bagi Allah padahal dia telah menciptakanmu.aku(Ibnu Mas’ud) berkata:hal itu merupakan suatu hal yang sangat besar! kemudian aku bertanya lagi:terus apa lagi? (Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam menjawab:kamu engkau membunuh anakmu karena takut dia akan makan bersamamu.lalu aku bertanya lagi:lalu apa lagi? Dijawab oleh Rasulullah:engkau berzina dengan istri tetanggamu.

2.Membunuh anak karena takut miskin.

Didalam Hadits yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud rodhiyallohu ‘anhu diatas termasuk dosa yang paling besar disisi Allah subhanahu wata’ala adalah membunuh anak karena takut dengan kemiskinan.membunuh atau menghilangkan nyawa seseorang dengan  jalan yang tidak dibenarkan merupakan salah satu dosa yang besar.Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:

اجتنبوا سبع الموبقات:الشرك والسحر وقتل النفس التي حرم الله إلا بالحق…

متفق عليه

:jauhilah tujuh hal yang dapat merusak(pahala amal):syirik,sihir,dan membunuh seseorang dengan jalan yang tidak dibenarkan…

Muttafaqun ‘alaihi.

Terlebih-lebih membunuh anak sendiri hanya karena takut miskin,pasti dosanya akan lebih besar lagi.pada hakikatnya seorang ayah(orang tua) tidak akan sampai membunuh anaknya jika didalam hatinya masih terdapat rasa cinta dan kasih sayang.tetapi pada kenyataannya dizaman dulu dan sekarang memang terjadi bahwa ada orang tua yang  membunuh anaknya juga anak perempuannya seperti yang dilakukan oleh orang-orang dimasa jahiliyah dulu.Allah menceritakan kebiasaan mereka didalam al-Qur’an.antara lain surat an-Nahl ayat 58-59 yang bermakna:

Apabila salah seorang dari mereka diberikan kabar gembira dengan mendapat anak perempuan maka menjadi hitam legamlah wajahnya karena menahan rasa marah.dia akan menyembunyikan sesuatu yang dia anggap jahat dan dia diberi kabar gembira dengannya,apakah dia akan membiarkannya hidup dalam kehinaan? Atau dia kubur hidup-hidup kedalam tanah.

Mungkin alasan orang yang membunuh anaknya bermacam-macam,termasuk karena takut dengan kemiskinan.baik membunuhnya secara langsung ataupun menggugurkannya yang disebut dengan aborsi.semua itu dianggap pembunuhan dan termasuk kedalam dosa besar.

Hendaklah setiap orang tua jangan merasa takut dan cemas jika dikarunia anak yang banyak oleh Allah.karena Allah sudah menjamin dan menanggung rezeqi semua hambanya,dengan banyaknya anak tidak akan menjadikan orang tuanya menjadi miskin.benarlah apa yang dikatakan orang-orang dulu:banyak anak banyak rezeqi.Allah berfirman dalam surat hud ayat 6:

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

:tidak ada makhluq yang bergerak(melata) dimuka bumi kecuali rezeqinya berada diatas tanggungan Allah.

Larangan membunuh anak karena takut miskin sangat banyak ditemukan didalam al-Qur’an dan Sunnah(Hadits).Allah subhanahu wata’ala berfirman didalam surat al-An’am ayat 151 :

وَلا تَقْتُلُوا أَوْلادَكُمْ مِنْ إِمْلاقٍ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ

:janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin,kami yang memberikan rezeqi kepada kamu dan kepada mereka.

Hal yang senada Allah sampaikan didalam surat al-Isra’ ayat 31.Allah ‘azza wajalla berfirman tentang larangan membunuh anak:

وَلا تَقْتُلُوا أَوْلادَكُمْ مِنْ إِمْلاقٍ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئاً كَبِيراً

:janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut dengan kemiskinan kamilah yang memberikan rezeqi kepada mereka dan kepada kamu,sesungguhnya membunuh mereka merupakan kesalahan yang sangat besar.

Hukum KB.

KB atau keluarga berencana jika melihat beberapa dalil nash baik dari al-Qur’an dan Sunnah lebih kuat bahwa hukumnya adalah HARAM.karena semboyan KB setiap keluarga cukup memiliki dua atau satu anak saja,dan ini bertentangan dengan ajaran Islam.KB merupakan program Yahudi dan non muslim untuk negara-negara Islam bertujuan untuk menyerang dan memusnahkan umat Islam secara perlahan.mereka menerapkan KB(Keluarga Berencana) hanya ada dinegar-negara yang penduduknya mayoritas muslim,sedangkan mereka sendiri tidak menerapkannya dinegara mereka.

KB dalam bahasa Arab disebut(تحديد النسل) yaitu membatasi keturunan.setiap keluarga cukup memiliki satu atau dua anak saja.hal yang seperti ini hukumnya haram.alasan mereka juga dalam menerapkan KB tidak logis dan rasional serta tidak ilmiyah.alasan mereka antara lain:

1.jika satu keluarga memiliki banyak anak kemiskinan pasti rawan terjadi pada keluarga tersebut.

2.jika banyak anak tapi semuanya berpendidikan rendah pasti tidak akan ada artinya,lebih baik hanya memiliki dua anak tapi pendidikannya tinggi dan potensi serta kualitasnya baik.

Jawaban untuk alasan pertama memiliki anak banyak bukan berarti menjadikan keluarga hidup miskin karena Allah sudah menjamin rezeqi bagi setiap hambanya,mungkin orang tua akan diberikan kemudahan oleh Allah subhanahu wata’ala memperoleh rezeqi karena anak-anaknya.alasan kedua juga tidak bisa dibenarkan yaitu lebih baik memiliki dua anak disekolahkan tinggi-tinggi dan memiliki potensi serta kualitas yang baik,dibandingkan memiliki banyak anak tapi semuanya berpendidikan rendah dan potensinya lemah.mengapa ungkapan semacam ini tidak mereka balik yaitu:memiliki banyak anak semuanya berpendidikan tinggi dan berkualitas serta potensinya baik daripada hanya memiliki dua anak walaupun pendidikannya sama-sama tinggi,pasti yang banyak anak lebih baik dibandingkan hanya memiliki dua anak.

Ada juga dikenal dengan mengatur jarak lahir,dalam bahasa Arab disebut(تنظيم النسل).misalnya antara kelahiran anak yang pertama dengan anak yang kedua berjarak empat tahun,antara anak yang kedua dengan anak yang ketiga jaraknya tiga tahun,begitulah seterusnya.mengatur jarak kelahiran ini lebih kuat dalilnya hukumnya mubah(boleh),walaupun ada perbedaan dikalangan para ulama tentang hukumnya.sedangkan yang disebut dengan(تحديد النسل) atau KB lebih kuat dalil yang menunjukkan bahwa hukumnya haram,walaupun masih ada perbedaan dikalangan para ulama.

Bersambung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *