Loading...
Manhaj

Taat kepada Pemimpin(طاعة ولي الأمر) bag.1

إن الحمد لله نحمده ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا,من يهديه الله فلا مضل له ومن يضلل فلن تجد له وليا مرشدا.وأشهد أن ألا إله إلا الله وحده لا شريك له,وأشهد أن محمدا عبده ورسوله,وصلوات ربي تسليماته عليه وعلى أله وأصحابه أجمعين.يا أيها الذين أمنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون

أما بعد

فإن أصدق الكلام كتاب الله وخير الهدى هدى محمد صلى الله عليه وسلم,وشرالأمور محدثاتها فإن كل محدثة بدعة وكل بدعة ضلالة

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Taat kepada pemimpin.karena taat kepada pemimpin didalam perkara yang baik dan mubah adalah kewajiban masyarakat(rakyat) terhadap pemimpinnya,dan haq seorang pemimpin yang harus dia terima dari rakyatnya.

Islam yang merupakan rahmat bagi seluruh alam sangat mengakui dan menetapkan urgensi dan pentingnya seorang pemimpin dalam kehidupan manusia,karena tanpa adanya seorang pemimpin(vacum of the power),maka akan banyak permasalahan dan urusan umat yang tidak bisa diselesaikan.kehidupan akan semakin porak-poranda,centang-perenang,amburadul,dan mengalami kekacauan tanpa adanya seorang pemimpin.oleh karena itu eksistensi(keberadaan) seorang pemimpin ditengah umat sangat penting,dan Islam juga mengakui hal ini.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم sangat sering menyampaikan didalam banyak Haditsnya betapa pentingnya seorang pemimpin.antara lain:

إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ

رواه مسلم

:Sesungguhnya pemimpin itu merupakan benteng(perisai) perang(jihad) dilakukan bersama(dibelakang)nya.

HR.Muslim.

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكلكم مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ فِي أَهْلِهِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا رَاعِيَةٌ وَهِيَ مَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا وَالْخَادِمُ فِي مَالِ سَيِّدِهِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

متفق عليه

:setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan dimintai pertanggung jawaban tentang yang dia pimpin.seorang pemimpin memimpin rakyatnya dan akan diminta pertanggung jawaban tentang yang dia pimpin.seorang suami(laki-laki) memimpin keluarganya dan akan diminta pertanggung jawaban tentang yang dia pimpin.seorang istri adalah pemimpin dirumah suaminya dan akan diminta pertanggung jawaban mengenai yang dia pimpin.seorang pembantu memimpin harta tuannya dan akan diminta pertanggung jawaban tentang yang dia pimpin.

Muttafaqun ‘alaihi.

إِذَا خرج ثَلَاثَةٌ فِي سَفَرٍ فَلْيُؤَمِّرُوا أَحَدَهُمْ

رواه أبو داود

:jika ada tiga orang yang melakukan perjalanan,maka hendaklah mereka mengangkat salah satu diantara mereka menjadi pemimpin.

HR.Abu Dawud

Beberapa Hadits diatas menunjukkan bahwa seorang pemimpin sangat penting dan dibutuhkan oleh umat,oleh karena itu Islam juga memerintahkan dan mewajibkan untuk taat kepada pemimpin pada perkara yang baik dan mubah walaupun pemimpin itu seorang yang fasiq dan suka bermaksiat,tetapi selama dia masih muslim dan melakukan sholat.pentingnya seorang pemimpin syeikhul islam Ibnu Taimiyah didalam kitab Siyasatusy syar’iyyah berkata:

ستون سنة مع سلطان الجائر خير من ليلة بلا إمام

:enam puluh tahun bersama seorang pemimpin yang dzalim,lebih baik daripada satu malam tanpa seorang pemimpin(vacum of the power).

Taat kepada pemimpin hukumnya wajib,selama dia tidak memerintahkan untuk melakukan maksiat dan dosa.didalam surat an-Nisaa’ ayat 59 Allah ‘azza wajalla berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ

:wahai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul serta pemimpin diantara kamu.

Didalam ayat yang agung ini terkandung perintah untuk taat kepada Allah,Rasul,dan pemimpin.didalam qaidah ushul fiqh perintah(الأمر) adalah:

الأمر في الأصل للوجوب

:perintah(amr) itu pada asalnya adalah menunjukkan wajib.

Taat kepada pemimpin hanya didalam hal yang baik dan mubah,tetapi jika seorang pemimpin memerintah untuh melakukan maksiat atau dosa misalnya kesyirikan,maka tidak lagi boleh dipatuhi.didalam satu Hadits Rasulullah bersabda:

لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق

:tidak boleh taat kepada makhluq dalam bermaksiat kepada Allah(khaliq).

Bersambung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *